disaat aku jauh seperti sekarang hal yang paling ingin kulakukan esok di peringatan kematian Yesus, yakni ziarah. ziarah ke tempat ayah, banyak yang ingin aku ceritakan ke beliau. banyak rasa syukur yang ingin aku panjatkan dari sana dan aku ingin beliau mendengar.
aku yakin dia tersenyum melihatku tersenyum.
dan mungkin, mungkin aku juga akan menangis kala bercerita didekat pusaranya. seperti kunjunganku sebelum-sebelumnya..
mungkin aku akan berkeluh-kesah tentang hidup, aku tau beliau takkan bisa lagi memelukku, takkan bisa lagi memberi nasehatnya untukku bahkan memarahiku karna terlalu banyak mengeluh. aku tau. tapi entah kenapa setiap kali sesudah aku melakukannya, aku merasakan ada ketenangan luar biasa.
aku tau ayah pasti mendengarnya. mendengar semuanya dan mungkin, mungkin ikut menangis bersamaku.
sekarang, aku sudah sejauh ini dan aku ingin sekali melakukannya.
pulang gereja terus langsung menghabiskan waktu sampai bosan didekat peristirahatannya.
ayah sudah berpulang ke tempat Bapa-kami, Tuhan..
aku percaya suatu saat kami akan kembali bersama.
ayah mungkin setiap kali merindukanku, pun menangis.. sama sepertiku.
ayah, bagaimana keadaan disana?
ayah, apakah ayah juga sering bertanya kapan kita akan bertemu?
berjanjilah ketika saat itu datang ayah harus menungguku dan lalu kita bertemu.
jangan buat aku mencarimu, mencarimu dalam kebingungan.. karna ayahkan yang lebih tau keadaan disana daripada aku.
aku percaya aku akan bertemu Bapa-Ku dan ayahku saat itu tiba.
dalam hidup ini, manusia sering lupa bahwa dia takkan hidup selamanya di dunia, termasuk aku sendiri.
manusia sering melupakan adanya kematian karena sanking sibuknya dengan perjalanan sementaranya, didunia. sementara itu adapula yang terlalu sibuk memikirkan kematian sampai lupa akan hidup yang masih Tuhan berikan untuknya.
harusnya memang hidup dan mati itu kita sadari adalah saling berkaitan. untuk perjalanan selanjutnya (alam baka) didunialah kita mempersiapkannya. bagi orang Kristiani kerajaan dunia bukanlah kerajaan yang kita inginkan melainkan kerajaan Bapalah yang harusnya kita cari.
dan karena kematian Yesus, Tuhan kita. kematian bagi umat percaya adalah cara kita menuju rumah-Nya, cara kita bertemu dengan Bapa kita yang sangat merindukan kita, anak-anakNya.
dear Dad.
"i miss you and i know we'll meet again someday, let me finish my bussiness here before i meet you and our God ."
dear Jesus.
"Thanks God for Your Self-Sacrifice, thank you so much for your LOVE.."
untuk mengetahui hari esok lihatlah hari ini, bertindaklah saat ini, berdoalah detik ini.
*noted to myself*
Selamat Hari Paskah semuanya, Dia Tuhan yang amat baik!
:)
God Bless Us
God Bless Us
No comments:
Post a Comment